Rabu, 04 November 2026
250
Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan BMKG Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Gempa Sesar Lembang
26 Oktober 2026
Admin
53
LEMBANG – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) terus berupaya memperkuat kesiapsiagaan dan langkah mitigasi bencana bagi masyarakat. Berkolaborasi dengan BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Pemkab KBB menghadiri dan mendukung penuh penyelenggaraan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) Kabupaten Bandung Barat Tahun 2026 yang digelar di Imah Roti Lembang, Senin (26/10/2026).
Kabupaten Bandung Barat merupakan salah satu wilayah di Jawa Barat yang memiliki potensi risiko gempabumi, khususnya dari keberadaan Sesar Lembang yang membentang di utara kawasan Bandung, serta ancaman zona subduksi Jawa bagian selatan.
Berdasarkan skenario Peta Tingkat Guncangan (Shakemap Scenario) BMKG untuk Sesar Lembang dengan potensi magnitudo maksimum M7,0 pada kedalaman 30 km, wilayah Bandung Barat dapat terdampak guncangan mencapai skala VI–VIII MMI. Skenario ini dipahami sebagai pijakan perencanaan dan peta mitigasi daerah, bukan sebuah prediksi pasti kapan bencana akan terjadi.

Pengalaman bencana gempa di Jawa Barat—seperti gempa Pangandaran (2006), Tasikmalaya (2009 & 2017), Cianjur (2022), hingga gempa Kertasari Kabupaten Bandung (September 2024)—menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan nyata. Secara khusus di Bandung Barat, catatan gempa Sesar Lembang magnitudo M3,3 pada 28 Agustus 2011 silam sempat merusak 384 rumah di Kampung Muril, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua.
Guna mengantisipasi berbagai risiko tersebut, Pemkab KBB menyambut baik langkah BMKG yang menyiagakan jaringan pemantauan kegempaan di wilayah Jawa Barat, termasuk pemasangan 6 unit temporary seismometer di sepanjang jalur Sesar Lembang serta pengembangan Sistem Peringatan Dini Gempabumi (Earthquake Early Warning System/EEWS).
Melalui kegiatan SLG bertema “Pahami Potensi dan Aksi Cepat Hadapi Gempabumi dan Tsunami Menuju Indonesia Emas 2045”, Pemkab KBB melibatkan berbagai unsur daerah mulai dari BPBD, perangkat daerah terkait, TNI/Polri, PMI, insan media, hingga relawan kebencanaan. Rangkaian kegiatan meliputi pemahaman potensi risiko, edukasi produk informasi BMKG, hingga pengujian koordinasi kedaruratan melalui Table Top Exercise (TTX).

Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan mutu konstruksi bangunan aman gempa, serta mengedukasi masyarakat terkait jalur evakuasi dan mitigasi mandiri.
Pemkab KBB mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh isu atau hoaks yang tidak jelas sumbernya, serta selalu memperbarui informasi resmi melalui kanal BMKG dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
Diskominfosantik KBB
Rabu, 04 November 2026
250
Selasa, 03 November 2026
250
Kamis, 15 Oktober 2026
250
Jumat, 06 November 2026
250