Hari Kesembilan Operasi SAR Longsor Cisarua, 4 Kantong Jenazah Ditemukan, Total Evakuasi Capai 74 Korban

Peristiwa

Hari Kesembilan Operasi SAR Longsor Cisarua, 4 Kantong Jenazah Ditemukan, Total Evakuasi Capai 74 Korban

01 Februari 2026

Admin

395

Bandung Barat — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari kesembilan, Sabtu (1/2/2026). Tim SAR gabungan kembali mencatat perkembangan dengan ditemukannya empat kantong jenazah di dua titik pencarian berbeda.

Dengan temuan tersebut, total korban yang berhasil dievakuasi dari timbunan material longsor kini mencapai 74 kantong jenazah.
Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Ia menjelaskan, dua kantong jenazah ditemukan di Worksite A2, sementara dua lainnya ditemukan di Worksite A3 setelah dilakukan perluasan area operasi.

“Perluasan area pencarian memberikan dampak positif terhadap hasil evakuasi. Kegiatan tetap kami laksanakan dengan fokus pada keselamatan seluruh personel,” ujarnya.

Dari total 74 kantong jenazah yang telah dievakuasi, Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah mengidentifikasi 57 jenazah dari 58 kantong yang masuk proses pemeriksaan. Sementara 16 kantong jenazah lainnya masih dalam tahap identifikasi lanjutan.

Berdasarkan estimasi sementara, masih terdapat sekitar enam korban yang diduga masih dalam pencarian.Kondisi cuaca selama operasi relatif mendukung. Hujan ringan sempat turun dalam durasi singkat, namun tidak menghambat proses pencarian karena dapat diantisipasi melalui pengaturan ritme kerja dan manajemen keselamatan di setiap worksite.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, kementerian dan lembaga terkait, relawan, serta berbagai unsur pendukung lainnya yang bekerja secara sinergis dan profesional.

Tim SAR memastikan evaluasi dilakukan setiap hari guna menyesuaikan strategi pencarian di lapangan, dengan tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan doa dan dukungan agar proses pencarian dan evakuasi dapat berjalan lancar serta seluruh korban segera ditemukan.