Komplek Pemda Kabupaten Bandung Barat Jl. Raya Padalarang-Cisarua Km.2 Ngamprah.

Hadapi Musim Penghujan, Pemda KBB Siap Naikan Status Siaga Darurat Bencana


60 Dilihat

Bandung Barat - Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) siap menaikan status siaga darurat bencana menghadapi musim penghujan. Status siaga darurat bencana akibat cuaca ekstrem atau hidrometeorologi akan diterapkan mulai Oktober 2022 hingga April 2023 mendatang. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo menjelaskan, setelah status kebencanaan dinaikkan, pihaknya akan menggandeng sejumlah pihak. Meliputi aparat kewilayahan, TNI-POLRI, petugas kesehatan, hingga relawan, untuk bersiap menghadapi potensi bencana longsor, banjir, dan puting beliung. "Intinya ketika dalam kondisi siaga baik personel maupun peralatan kita harus siap dimobilisasi kapanpun," ujar Duddy. Penetapan status ini tinggal menunggu persetujuan Plt Bupati Bandung Barat.

Dirinya menerangkan, bencana yang paling rawan terjadi di Bandung Barat adalah longsor dan berpotensi terjadi di semua kecamatan di Bandung Barat. Selain itu ada juga potensi banjir di sejumlah titik. "Kalau ancaman yang paling utama longsor hampir tersebar di semua kecamatan potensinya ada," pungkasnya.

Untuk kesiapan anggaran, ungkap Duddy, dipastikan aman sebab tahun ini masih tersedia anggaran penanganan bencana sekitar Rp 15 miliar untuk mendukung status siaga darurat bencana. Anggaran tersebut tercantum dalam Belanja Tak Terduga (BTT) APBD KBB tahun 2022. "Kalau anggaran penanganan bencana masih ada di BTT, bisa diakses kapan saja. Manakala status darurat, itu bisa gunakan. Tahun ini sekitar Rp 15 miliar," jelas Duddy.




Kamu Mungkin Tertarik

  • 29 November 2022
Hari KORPRI 2022