Komplek Pemda Kabupaten Bandung Barat Jl. Raya Padalarang-Cisarua Km.2 Ngamprah.

Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat dan Program Bantuan BLT BBM Untuk Warga Bandung Barat


2332 Dilihat

Bandung Barat - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) khususnya Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat telah mengumpulkan data mengenai warga Kabupaten Bandung Barat yang menjadi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Para warga yang terdata untuk menerima BLT dan BBM di Kabupaten Bandung Barat ini sejumlah 171.360 orang yang pada pembagiannya akan dibagi menjadi dua tahap. Untuk lebih detailnya, Pada tahap pertama bantuan akan dibagikan kepada 38.832 orang dan untuk tahap kedua dengan total 132.528 orang.

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat menjelaskan bahwa warga Bandung Barat yang menjadi sasaran dari pemberian BLT dan BBM ini merupakan warga yang telah terdata di Program Keluarga Harapan (PKH) yang datanya sudah ada di data Kementerian Sosial. Dinas sosial juga menambahkan bahwa untuk pembagian BLT dan BBM tahap pertama akan disalurkan pada hari Minggu Tanggal 11 September 2022.

Adapun, mekanisme pemberian BLT dan BBM tersebut akan dilaksanakan sebanyak empat kali dengan masing-masing pemberian sebesar Rp150,000. Yang kurun waktunya akan dilakukan dalam rentang waktu september hingga desember tahun ini, yang pada tahap akhir akan didapatkan total sebesar Rp600,000 untuk setiap keluarga yang terdata untuk menerima BLT dan BBM. Sedangkan untuk proses pambagian bantuan tersebut akan ada koordinasi antara PT.POS, Camat, dan Kepala Desa.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tentunya yakin pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) ini akan tepat sasaran karena data yang diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat adalah data-data dari warga Bandung Barat yang sudah terdata di Program Keluarga Harapan (PKH). Selain itu Dinas Sosial KBB juga mengatakan nantinya selain bantuan BLT dan BBM ini akan diadakan juga bantuan untuk warga KBB yang termasuk pelaku UMKM, Tukang Ojek, dan lainnya.




Kamu Mungkin Tertarik