Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengambangan Daerah

SKPD

Informasi Kepala SKPD

drh. ADIYOTO

Kepala BAPPELITBANGDA

195808251986031010

Informasi SKPD

Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Bandung Barat Jl. Padalarang - Cisarua km 2 Ds.Mekarsari Kec.Ngamprah Kabupaten Bandung Barat

-

-

bappelitbangda@bandungbaratkab.go.id

-

Foto Kepala SKPD

Dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi dalam menjawab tantangan lingkungan strategis yang akan dihadapi sebagai suatu institusi perencana, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah merumuskan visi sebagai berikut :

“MEWUJUDKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN YANG IMPLEMENTATIF DAN VISONER DALAM MENDUKUNG PENCAPAIAN VISI DAN MISI KABUPATEN BANDUNG BARAT 2013-2018"

Visi diatas merupakan suatu gambaran masa depan yang ingin dicapai oleh Bappeda Kabupaten Bandung Barat sebagai suatu lembaga perencanaan pembangunan daerah. Bappeda Kabupaten Bandung Barat berkewajiban menyusun rencana pembangunan selalu mempertimbangkan pengalaman dan kemampuan untuk diterapkan secara empiris kondisi saat ini sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan rumusan kebijaksanaan perencanaan untuk masa yang akan datang.

Makna implementatif adalah apabila hasil-hasil perencanaan memenuhi beberapa kriteria, dalam kerangka visi di atas ditetapkan tiga kriteria, yaitu:

a. Berbasis lokal: Perencanaan pembangunan didasarkan pada potensi lokal dan bertujuan untuk menjawab dan menyelesaikan permasalahan dan kebutuhan lokal.

Hal ini dimaksudkan agar perencanaan pembangunan daerah akomodatif terhadap dinamika dan aspirasi masyarakat, sehinga secara efektif dan efisien dapat mewujudkan visi, misi dan tujuan pembangunan daerah.

b. Mendukung perencanaan pembangunan daerah: Perencanaan pembangunan daerah harus tetap pada kerangka dan arah perencanaan pembangunan daerah serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan guna mendukung tercapainya tujuan pembangunan daerah.

c. Akomodatif terhadap dinamika wilayah dan nasional :

Perencanaan pembangunan daerah dilandaskan pada kerangka berpikir global dan bertindak untuk kepentingan lokal (think globally act locally). Hal ini dimaksudkan bahwa perencanaan pembangunan daerah dapat memberikan arah yang tepat bagi proses pembangunan sehingga mampu meningkatkan kapasitas daerah dan masyarakat menghadapi perkembangan wilayah dan nasional.

Makna visioner adalah memiliki wawasan kedepan yang selalu mengutamakan prinsip partisipatif, inovatif, adaptif, antisipatif, koordinatif, akuntabilitas dan transparan.

  1. Partisipatif : Proses perencanaan pembangunan yang dilaksanakan oleh Bappeda melibatkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).
  2. Inovatif : Mengkreasikan dan mengimplementasikan berbagai sumber daya dan ide-ide kreatif untuk menghasilkan produk perencanaan pembangunan yang berkualitas.
  3. Adaptif : Mudah menyesuaikan (diri) dalam melaksanakan perencanaan pembangunan, yang disesuaikan dengan keadaan yang selalu berubah secara dinamis.
  4. Antisipatif : Melaksanakan substansi dan proses perencanaan pembangunan daerah yang tanggap terhadap sesuatu yang sedang (akan) terjadi, baik secara internal maupun eksternal.
  5. Koordinatif : Proses perencanakan dilaksanakan dengan memaduserasikan dan menyelaraskan berbagai kepentingan dari kegiatan yang saling berkaitan beserta segenap gerak, langkah dan waktu dalam rangka pencapaian tujuan bersama
  6. Akuntabilitas : Setiap proses perencanaan dan produk perencanaan yang dihasilkan oleh Bappeda dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum, administratif, maupun publik.
  7. Transparan : Seluruh proses perencanaan dan produk perencanaan Bappeda bersifat terbuka, dapat diketahui dan diakses oleh berbagai unsur pelaku pembangunan (stakeholders) Kabupaten Bandung Barat.

Untuk mewujudkan visi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, maka lebih lanjut dirumuskan misi sebagai berikut :

  1. Peningkatan Sumber Daya Manusia menjadi lebih berkualitas dan profesional;
  2. Terbangunnya sistim perencanaan pembangunan yang berbasis kajian secara komprehensif dan inovatif;
  3. Peningkatan pengelolaan dan analisis data yang valid dan berkualitas serta dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan;
  4. Peningkatan koordinasi yang terintegrasi dalam perencanaan pembangunan;
  5. Peningkatan peran pengendalian, monitoring dan evaluasi pembangunan.

Tujuan jangka menengah yang ingin diwujudkan adalah :

  1. Tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan profesional di bidangnya masing-masing;
  2. Terlaksananya tata kelola birokrasi BAPPEDA yang baik dan bersih (good and clean governance).
  3. Tersedianya dokumen perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Bandung Barat yang tepat waktu, operasional, fokus, berkelanjutan, dan partisipatif berdasarkan asas kebutuhan dan manfaat;
  4. Terlaksananya kajian dan penelitian yang komprehensif dan inovatif dalam rangka optimalisasi pemanfaatan potensi sumber daya yang tersedia sebagai dasar penyusunan dokumen perencanaan;
  5. Tersedianya basis data yang akurat dalam bentuk analisis perencanaan pembangunan yang dapat diakses dengan system on line;
  6. Terciptanya koordinasi perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah yang rasional, proporsional, transparan, akuntabel dalam rangka efisiensi dan efektifitas penggunaan anggaran di daerah;
  7. Terlaksananya koordinasi internal maupun eksternal dalam rangka percepatan pembangunan secara merata semua wilayah dan semua sektor;
  8. Terlaksananya pengendalian pembangunan daerah yang efektif dan efisien;

Sasaran

Untuk tercapainya tujuan yang telah diuraikan di atas, maka sasaran jangka menengah dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan. Perumusan sasaran memperhatikan indikator kinerja sesuai tugas dan fungsi Bappeda serta profil pelayanan yang terkait dengan indikator kinerja. Untuk lima tahun mendatang, Bappeda menetapkan sasaran sebagai berikut :

  1. Meningkatnya kuantitas, kualitas dan profesionalisme aparatur perencana;
  2. Meningkatnya kualitas tata kelola birokrasi BAPPEDA Kabupaten Bandung Barat yang baik dan bersih;
  3. Meningkatnya ketersediaan dokumen perencanaan tepat waktu, operasional, fokus, berkelanjutan dan partisipatif;
  4. Meningkatnya hasil kajian dan penelitian yang komprehensif dan inovatif dalam rangka optimalisasi pemanfaatan potensi sumber daya yang tersedia sebagai dasar penyusunan dokumen perencanaan;
  5. Meningkatnya data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
  6. Meningkatnya koordinasi perencanaan dan pembiayaan pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang rasional, proporsional, transparan, efektif, efisien dan akuntabel;
  7. Meningkatnya koordinasi internal maupun eksternal dalam rangka percepatan pembangunan secara merata semua wilayah dan semua sektor;
  8. Meningkatnya pengendalian pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang efektif dan efisien.


Lokasi KBB

Alamat KBB

Jl. Padalarang - Cisarua KM 2 Kecamatan Ngamprah

022-6866258

022-6866259

kbb@bandungbaratkab.go.id