Pendidikan

USAID Jajagi Kemungkinan Kerjasama Dengan Dinas Pendidikan

USAID Jajagi Kemungkinan Kerjasama Dengan Dinas Pendidikan

23 Oktober 2018

NGAMPRAH - Imam Santoso M.R., Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat mengungkapkan bahwa SKPD yang dipimpinnya akan merespons positif setiap kiprah dari berbagai lembaga pemerintah dan non-pemerintah yang akan mengimplementasikan programnya di Kab. Bandung Barat. Selama ini peran berbagai lembaga tersebut sangat membantu Dinas Pendidikan dalam upaya melakukan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

“Sangat banyak manfaat yang diterima Dinas Pendidikan terkait dengan kiprah berbagai lembaga, baik lembaga pemeritah maupun non-pemerintah,” ungkap Imam saat dimintai komentarnya terkait dengan kedatangan tim dari USAID ke Dinas Pendidikan, Selasa (23/10/2018).

Disampaikan pula bahwa selama ini Dinas Pendidikan telah menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga. Kerjasama yang telah dilaksanakan di antaranya dengan USAID Prioritas yang secara teknis dilaksanakan oleh Research Triangle Institute International serta kerja sama dengan PT POS Indonesia yang secara teknis dilakanakan oleh Putra Sampoerna Foundation. Selain itu, kerjasama yang saat ini masih berlangsung yaitu dengan Save the Children yang secara teknis dilaksanakan oleh Yayasan Sayangi Tunas Cilik dan kerja sama dengan SEAMEO-Qitep yang secara teknis dilaksanakan oleh P4TK IPA. Seluruh kerjasama yang dilakukan tersebut dampaknya cukup baik bagi perkembangan peningkatan kualitas dan aksesbilitas pendidikan di Kab. Bandung Barat.

Kedatangan tim dari United States Agency for International Development (USAID) ke Dinas Pendidikan merupakan penjajakan awal untuk mencari data dan informasi faktual tentang permasalahan yang dihadapi Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat dalam pengelolaan pendidikan. Data dan informasi awal tersebut akan dijadikan baseline pihak USAID dalam penetapan kabupaten/kota yang layak mendapat intervansi program USAID. Selain itu, data dan informasi yang diperoleh dinas pendidikan akan dijadikan dasar untuk melihat keselarasannya dengan program yang dimiliki oleh USAID. Ketika permasalahan yang dihadapi memiliki keselarasan dengan program yang diusungnya, kabupaten/kota dimaksud memiliki peluang untuk mendapat intervensi program dari USAID.

Program pendidikan yang akan diimplementasi USAID pada beberapa kabupaten/kota terpilih dalam kurun waktu 4 tahun yaitu penguatan kapasitas satuan pendidikan dalam mendorong karakter kepemimpinan siswa dan kecintaan terhadap tanah air. Kedua program tersebut direncanakan akan diimplementasikan pada jenjang pendidikan SMP dan SMA.

Kedatangan tim dari USAID diterima oleh Dadang A. Sapardan, Plt. Kepala Bidang SMP. Dalam paparannya di depan tim USAID, disampaikan bahwa kebijakan yang menjadi konsentrasi Bidang SMP pada Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat saat ini mengarah pada tiga ranah yaitu Penguatan Pendidikan Karakter, implementasi Gerakan Literasi Sekolah, serta penguatan kompetensi siswa dalam upaya pencapaian Higher Order Thinking Skill (HOTS). Ketiga ranah proram tersebut mendapat perhatian serius karena merupakan langkah strategis dalam penyiapan siswa agar dapat survive dalam kehidupan Abad 21.

Akan halnya dengan program yang diusung USAID, secara kasat mata memiliki keselarasan dengan program Penguatan Pendidikan Karakter, karena program ini mengarah pada penguatan terhadap lima nilai utama, yaitu religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.

“Mencermati program yang akan diterapkan USAID, tampaknya memiliki keselasaran dengan program yang saat ini tengah diimplementasikan yaitu program Penguatan Pendidikan Karakter,” papar Dadang di depan tim USAID.



(DISDIK dan KOMINFO KBB)

Lokasi KBB

Alamat KBB

Jl. Padalarang - Cisarua KM 2 Kecamatan Ngamprah

022-6866258

022-6866259

kbb@bandungbaratkab.go.id