Sosial

DPKP Ajak Petani Milenial Meningkatkan Inovasinya Melalui CO WORKING SPACE

DPKP Ajak Petani Milenial Meningkatkan Inovasinya Melalui CO WORKING SPACE

16 Oktober 2018

CISARUA - Sebagian besar lahan di Kabupaten Bandung Barat merupakan lahan pertanian. Oleh karena itu sebuah tantangan bagi kita agar masyarakat Kabupaten Bandung Barat semakin tertarik dengan bisnis di bidang pertanian tentunya dengan pendapatan yang menjanjikan hal ini sesuai dengan harapan Bupati Bandung Barat H. AA Umbara S. untuk mensejahterakan masyarakatnya termasuk petani. Untuk meningkatkan pendapatan para petani tersebut, maka disamping mengetahui teknik budidaya pertanian, juga dituntut untuk mampu berinovasi terhadap hasil pertanian agar tercipta produk yang dapat diterima oleh masyarakat. Hal ini dikemukakan oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dalam acara Focus Group Discussion yang bertemakan Ease Of Doing Bussines melalui Peningkatan Bisnis Startup Millennial Melalui Co Working Space.

Menurut Sekretaris DPKP Heru Budi P, kegiatan ini dilaksanakan atas gagasan yang lahir sebagai proyek reformasi/perubahan yang sedang saya jalani pada Diklat Reform Leader Academy Angkatan XIV yang bertemakan Ease Of Doing Bussinnes

Tujuan dari FGD ini adalah adalah dalam upaya menumbuhkan minat bertani khususnya para petani muda pemula yang jika ditekuni bisa menjadi sumber mata pencaharian yang luar biasa sehingga para petani bangga dengan profesinya itu. Disamping itu merangkul para generasi muda dengan memfasilitasi mereka untuk memanfaatkan ruang bersama (coworking space) sebagai arena untuk berkumpul dan berbagi para petani milenial yang berusia dibawah 35 tahun.

Diharapkan dengan termanfaatkannya ruang bersama ini kedepan bisa memutus mata rantai pemasaran yang cukup panjang, sehingga mereka bisa menjual hasil pertaniannya langsung ke pembeli tanpa adanya perantara atau meminimalisir keberadaan dan peran tengkulak. Salah satunya caranya dengan melakukan kolaborasi antar petani yang difasilitasi oleh pemerintah dalam suatu wadah sebagai tempat mereka berkumpul sebagai sarana berdiskusi terkait pertanian termasuk sebagai sarana untuk.menyetarakan harga hasil pertanian. Jadi tidak ada lagi saling banting harga dan persaingan yang dapat memunculkan instabilitas harga,” jelasnya.

Dalam upaya mnumbuhkembangkan minat petani sekaligus meningkatkan pendapatan petani, DPKP telah menyediakan ruang bersama untuk para petani untuk bertemu dlam upaya berdiskusi maupun bekerja bersama untuk meninghkatkan pendapatannya.

Sementara itu Kepala DPKP KBB, Ida Nurhamida menilai Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki KBB sangat luar biasa, sehingga sektor pertanian memiliki potensi yang sangat tinggi baik di wilayah utara, tengah maupun selatan.

“Jadi tidak heran jika sektor pertanian menjadi kontributor ketiga terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) KBB setelah industri dan pariwisata. Bahkan 50 persen angkatan kerja di KBB terserap oleh sektor pertanian,” terangnya.

Jadi, pengembangan dunia pertanian sangat relevan untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber mata pencaharian yang menjanjikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk meningkatkan pendapatan para petani, pendekatannya jangan hanya berorientasi pada hasil produksi saja, tetapi lebih pada pemenuhan kebutuhan pasar,” pungkasnya.



(KOMINFO KBB)

Lokasi KBB

Alamat KBB

Jl. Padalarang - Cisarua KM 2 Kecamatan Ngamprah

022-6866258

022-6866259

kbb@bandungbaratkab.go.id